Wednesday, December 3, 2014

Belajar tanpa batas



BELAJAR TANPA BATAS

Pernahkan kita merasa bosan saat belajar? Atau saat kita mempelajari materi yang akan di ujikan? Dan terkadang membuat kita lelah?
Dalam pengalaman saya, ada dua cara atau tipe orang dalam belajar:

  1. Orang belajar karena menghafal 
  2. Orang belajar karena kreatif


Belajar Kreatif (belajar dan meluangkan waktu menuliskan kembali)

Akibat banyak beban pikiran hingga tak kuat lagi untuk belajar dan menulis





















Belajar dan bepikir yang lebih banyak di lakukan oleh orang sukses

Ngantuk akibat banyak yang harus di kerjakan dan tak teratur belajar
























Yang dimaksud dengan Orang belajar karena menghafal ialah seseorang yang merasa di bebani oleh banyak materi yang diujikan dan melakukan penghafalan dari kalimat per kalimat dan program ke program. Sayang nya, orang ini banyak menguras energi, baik itu pikiran dan ingatan yang tidak berkembang dan hanya lengket sesaat saja di otak kita dimana selesai di ujiankan akan berakhir juga dari pikiran atau ingatan kita. Tipe ini banyak sekali kelemahan nya seperti :

  1. Banyak malas belajar
  2. Malas merangkai kata-kata baru
  3. Malas mengembangkan diri untuk maju
  4. Tidak percaya diri
  5. Takut pada tantangan dan di komentar orang

Walaupun ingatan kita sempurna dalam menghafal kosa kata hingga titik dalam kalimat pun kita ingat, itu berarti ada kelemahan besar dalam mengubah cara kita menjadi orang yang dapat di andalkan. Kenapa di andalkan, karena ketika banyak orang melakukan konsultasi kepada kita, wajib kita merespon dangan cara kita terbaru bukan karena hafalan dari kosa kata yang ada di buku.

Sedangkan Orang belajar karena Kreatif ialah  orang yang belajar dengan mengubah sesuatu dari cara yang telah ada menjadi sebuah cara baru dalam mengembangkan daya pikiran dan mengatasi masalah yang akan timbul. Tipe ini tidak hanya bergantung pada teks yang telah ada, namun sebagian teks dapat di ubah sesuai dengan kalimat sendiri tanpa mengubah dari tujuan dan makna teks itu sendiri. Banyak orang belajar hanya mengambil dasar untuk melakukan tindakan, dan banyak dari tipe ini yang melakukan perubahan secara total. Tipe ini juga dapat mengubah hal yang biasa menjadi sebuah keajaiban dan dapat mempertanggung jawabkan nya kapan dan dimana saja. 

Orang yang kreatif belajar tidak hanya memperoleh  kata demi kata namun dapat mengkoreksi setiap ide yang di muatkan dalam sebuah buku tersebut. Mereka dapat melakukan tinjauan dan dapat mengembangkan kembali.  Ada beberapa cara menjadi kreatif :

  1. Pelajari sesuai minat terlebih dahulu
  2. Usahakan perlahan mengingat beberapa kalimat saja bukan seluruh kalimat yang ada
  3.  Cara  mudah di ingat ialah ambil kertas dan tulis lalu ingat dan kembali test dalam 1 jam
  4. Ingat kata mudah dengan cara seperti mengingat dasar kata atau kesamaan dari kosa kata    misalnya : “Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari bahasa  Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia”  Karena begitu banyak kosa kata dari pengertian Pancasila, maka ambilah beberapa yang mungkin sering di ingat contoh : ideologi dasar, berasal ari bahasa Sanskerta: pañca berarti lima dan śīla, rumusan berbangsa dan Negara. Anda hanya cukup mengingat beberapa  kosa kata yang mudah untuk di kembangkan, jika saat Anda mengingat kata ideologi dasar otomatis ingatan Anda akan mengingat pancasila dan beberapa bagian nya.
  5. Berusaha untuk melakukan review kembali
  6. Buatlah sesuai dengan gaya dan bahasa sendiri yang cukup di mengerti.
  7. Rutinlah untuk melakukannya, dan perkembangan akan lebih cepat

Belajar tanpa batas ialah belajar yang tidak hanya bergantung pada satu kaidah saja namun dapat mempelajari dari berbagaimanapun sumber nya. Terkadang seseorang tidak peduli dengan alam sekitar nya, padahal alam cukup sederhana memberikan banyak inspirasi untuk belajar. Banyak hal yang kita dapat amati dari sekitar kita. Ilmu bukan hanya di dapat dari sekolah tetapi lebih banyak orang meluangkan waktu untuk sendiri dalam mengambil inspirasi di sekitar nya untuk menciptakan sebuah solusi pada permasalahan banyak orang.  Dari setiap permasalahan dan kesulitan orang di sekitar kita, dapat menjadi ide yang mungkin kita kembangkan menjadi sebuah penemuan, misalnya menciptakan sesuatu pada keterbatasan  yang orang miliki.




No comments:

Post a Comment